DIGITAL LEARNING : iPad
Di tahun 2045, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita, termasuk dalam dunia pendidikan. Dengan perangkat seperti iPad, komunikasi dan kerja tim menjadi lebih sederhana. Siswa dapat dengan mudah berkolaborasi dalam proyek, baik secara tatap muka maupun jarak jauh. Fitur-fitur kreatif yang terdapat pada iPad, seperti aplikasi desain dan audio, merangsang siswa untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mengembangkan keterampilan abad 21.
Meskipun teknologi menawarkan banyak manfaat, penting juga untuk mempertimbangkan siswa yang kurang familiar dengan perangkat digital. Oleh karena itu guru-guru menggabungkan pendekatan audio-visual dan kinestetik, serta memberikan tugas-tugas yang dirancang khusus untuk melatih keterampilan digital, sehingga siswa dapat beradaptasi dengan teknologi secara bertahap.
Dengan dukungan dari pemerintah dan pendekatan pembelajaran yang tepat, kita dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan efektif. Penggunaan iPad mengurangi penggunaan kertas secara signifikan hingga 90%. Hal ini dapat menghemat pengeluaran untuk buku teks dan alat tulis, sehingga dapat mengalokasikan anggaran untuk pengembangan sumber daya pembelajaran lainnya dan tentunya juga membebaskan siswa dari beban membawa tas yang berat.
TECHNOPRENEURSHIP
Melalui program Technopreneurship, siswa tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga dilatih untuk menjadi wirausahawan yang tangguh. Dengan menggabungkan ilmu teknologi informasi, desain, dan ekonomi, serta memanfaatkan teknologi terkini dan didorong oleh semangat kewirausahaan, siswa kami tidak hanya belajar, tetapi juga menciptakan peluang bisnis baru yang berdampak positif bagi masyarakat.
Tentunya program ini didukung oleh para pendidik kami yang sekaligus juga bekerjasama dengan universitas ternama yang telah lebih dahulu menjalankannya, salah satunya dengan Sokrates Empowering School, unit pengembangan pendidikan berbasis teknologi informasi di bawah naungan BINUS Group.
Siswa akan memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan potensi diri, mengasah kreativitas, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif di masa depan.
WE CREATE
Program Unggulan We Create adalah wadah bagi siswa/i SMPK Saint John Harapan Indah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa/i dalam bidang seni dan kuliner, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan lebih percaya diri.
Dengan pembelajaran rutin setiap minggunya, seluruh siswa/i, baik perempuan maupun laki-laki, kami bekali dengan kemampuan memasak, menjahit, dan seni lukis, didampingi oleh guru pendamping yang ahli pada bidangnya.
CHROMEBOOK
Dengan Chromebook, siswa SMPK Saint John Harapan Indah dapat dengan mudah mengakses materi pelajaran, mengerjakan tugas, dan mengikuti kuis secara online. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Tidak hanya itu, fitur-fitur kolaboratif pada Chromebook memfasilitasi kerja sama siswa yang lebih efektif, sehingga siswa dapat saling belajar dan berbagi pengetahuan. Hal ini menjadikan mereka lebih siap untuk belajar secara mandiri dan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat.
LITERASI RAMAH ANAK
UNESCO menyebut Indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya diangka 0,001% atau dari 1.000 orang Indonesia, hanya 1 orang yang rajin membaca. Dan menurut hasil Riset bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringat ke-60 dari 61 negara. Penurunan minat membaca dikarenakan beberapa faktor, yaitu: Perkembangan Teknologi, Perubahan Gaya Hidup, dan Kualitas Pendidikan.
TK Kristen Saint John Bungur & Harapan Indah mencoba memfasilitasi siswa/i dengan Program Unggulan “Literasi Ramah Anak”
Dengan Program Literasi Ramah Anak, TKK Saint John ingin menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menginspirasi siswa/i untuk lebih sering membaca dan memiliki kecintaan terhadap buku.
Dengan Pojok Baca Anak yang ada di setiap kelas, siswa/i dapat memilih bacaan yang mereka inginkan.
Kami juga mengadakan Pekan Literasi, yaitu sesi bercerita yang dibawakan oleh para guru dengan pembaawan yang menarik, kreatif, dan menyenangkan. Selain itu, siswa/i juga belajar bercerita, sehingga melalui program ini, meningkatkan kosa kata, imajinasi, dan kemampuan berbicara.















